
Kekecewaan yang dialami Newcastle setelah menelan kekalahan 0-1 di St James’ Park saat melawan West Ham minggu lalu membuat beberapa pemain Newcastle terpicu untuk ‘balas dendam’ untuk bermain lebih baik melawan Swansea minggu ini. Ben Arfa misalnya, yang dalam wawancaranya dengan Chronicle mengatakan bahwa ambisi Newcastle adalah untuk berada di papan atas, bukan di papan tengah seperti yang saat ini dihuni Newcastle, dan kekalahan di kandang kemarin bukanlah jalan yang tepat untuk memenuhi ambisi tersebut.
Form kedua tim dari 6 pertandingan terakhir yang kurang baik (1 menang, 3 seri, 2 kalah) berarti Newcastle memiliki peluang yang cukup baik untuk menggapai kemenangan, karena Newcastle memiliki keuntungan bermain di St James’ Park.
Pertandingan Newcastle melawan Swansea sendiri akan berlangsung Sabtu, 17 November 2012 pukul 22:00 WIB.
-
Newcastle United
Cabaye, Jonas, dan Perch akan absen karena cedera, dan kapten Colo juga akan absen karena kartu merah, tetapi Tiote sudah dapat bermain lagi setelah menjalani larangan bermain 3 pertandingan. Jumlah pemain tengah yang cedera akan menjadi masalah bagi Newcastle, apalagi lawan kali ini adalah Swansea yang memiliki strategi pertandingan mendominasi lapangan tengah dengan lima pemain.
Perkiraan Starting XI Newcastle (4-4-2):
Krul
Simpson - Williamson - S. Taylor - Santon
Ben Arfa - Tiote - Anita - Ferguson
Cisse - Ba
-
Swansea
Ki Sung Yueng, Leon Britton, dan Pablo Hernandez akan absen karena cedera. Teman lama kita, Wayne Routledge, akan kembali ke Newcastle untuk melakukan pembuktian diri. Danny Graham, seorang fans Newcastle dan Geordie asli, juga akan bermain melawan klub impiannya.
Perkiraan Starting XI Swansea (4-5-1):
Tremmel
Rangel - Williams - Monk - Flores
Dyer - Michu - de Guzman - Agustien - Routledge
Graham
-
Prediksi Pertandingan
Tanpa adanya Cabaye, Newcastle akan sedikit kesulitan memenangkan peperangan di lapangan tengah, dan kemungkinan besar Swansea akan mendominasi kepemilikan bola seperti yang terjadi tahun lalu, dan Newcastle akan mengandalkan counter cepat dari sayap kiri ataupun kanan menggunakan Ben Arfa, Ferguson, dan jika dimainkan, Obertan.
Michu merupakan pemain Swansea paling berbahaya. Teknik dan insting mencetak golnya sudah membuahkan 6 gol dan 1 assist dari 11 pertandingan. Untungnya, gaya permainan Swansea yang membangun serangan dengan perlahan cukup sesuai dengan kekuatan bek Newcastle, terutama Steven Taylor, sehingga seharusnya keefektifan Michu dapat diminimalisir.
Howay The Lads!
-yds-

You must log in to post a comment.