Pertandingan Newcastle vs Liverpool secara tradisional merupakan sebuah pertandingan sengit antara dua klub yang saling tidak menyukai satu dengan yang lainnya. Tim Liverpool yang sekarang lebih dikenal dengan Diverpool karena seringkali menggunakan cara licik untuk mendapatkan kemenangan, beranggotakan beberapa pemain ex-Newcastle (Carroll, Bellamy, dan Enrique) dan bahkan dimanageri oleh pelatih buangan Newcastle, Kenny Dalglish. Hal ini membuat atmosfir pertandingan menjadi lebih panas dari biasanya, dan hal tersebut tercermin saat para pemain memasuki lapangan. Seluruh pemain ex-Newcastle di Liverpool mendapatkan teriakan ejekan dari para supporter the Magpies.

Alan Pardew kembali menurunkan formasi 4-3-3, mengandalkan trisula baru Magpies untuk dapat menembus pertahanan Liverpool. Dalglish yang kekurangan ide juga menurunkan formasi 4-3-3, mungkin terinspirasi dengan kesuksesan Pardew memainkan 4-3-3 minggu lalu.

Newcastle (4-3-3): Krul; Simpson, Williamson, Perch, Jonas; Guthrie, Cabaye, Tiote; Ba, Cisse, Ben Arfa.
Cadangan: Elliot, Santon, Gosling, Raylor, Vuckic, Ferguson, Shola Ameobi.

Liverpool (4-3-3): Reina, Flanagan, Carragher, Skrtel, Enrique; Shelvey, Spearing, Gerrard; Suarez, Carroll, Bellamy.
Cadangan: Doni, Aurelio, Maxi, Henderson, Coates, Kuyt, Downing.

Kick off dilakukan oleh Andy Carroll, yang langsung mendapatkan nyanyian ejekan dari pendukung Newcastle. Pada menit-menit pertama pertandingan, Liverpool cukup menguasai permainan dengan mendominasi penguasaan bola. Pada menit ke-10, Carroll yang berhasil melewati Williamson dan Perch kemudian menjatuhkan diri di kotak penalti saat Krul mencoba menghadangnya. Wasit Martin Atkinson melihat usaha diving Carroll ini dan kemudian memberinya kartu kuning.

Di menit ke-15, Liverpool kembali mendapat peluang emas lagi lagi melalui Carroll. Sundulan Carrol dari jarak dekat berhasil diblok  di garis gawang oleh Danny Simpson. Pemain-pemain Liverpool meminta hadiah penalti atas blok Simpson tersebut, tetapi hasil tayangan ulang jelas menunjukkan bahwa Simpson tidak melakukan handsball. Satu lagi keputusan tepat berhasil diambil oleh wasit Martin Atkinson.

Menit ke-19, Newcastle mencetak gol dari serangan pertamanya sepanjang pertandingan. Ben Arfa yang mendapatkan bola di sayap kanan kemudian menggoyang Spearing dan Enrique dan memberikan umpan lambung terukur kearah Cisse, yang dengan presisi tinggi menyundul bola ke arah tiang jauh dan tidak dapat diselamatkan oleh Reina. Newcastle 1-0 Liverpool.

Gol ini ternyata membuat semangat juang Liverpool langsung luluh lantak. Sering sekali terjadi salah umpan yang sangat mendasar. Satu-satunya harapan dari Liverpool adalah serangan melalui Bellamy, yang beberapa kali berhasil melewati Jonas, tetapi crossing akhirnya selalu berakhir ke arah penonton. Newcastle sendiri langsung bangkit setelah mencetak gol. Ben Arfa beberapa kali membuat Enrique kebingungan dengan dribblenya yang impresif, dan tiga pemain tengah Newcastle; Cabaye, Guthrie, dan Tiote menguasai lini tengah secara total. Sayangnya, walau dengan dominasi Newcastle, skor saat jeda babak pertama masih tetap 1-0 untuk keunggulan Newcastle.

Awal babak kedua dimulai dengan dominasi Newcastle. Menit ke-48, crossing Guthrie dari sayap kanan berhasil disundul dengan brilian oleh Mike Williamson. Sayangnya, sundulan tersebut masih mengenai tiang gawang Liverpool. Menit ke-59, Cisse berhasil menggandakan keunggulan Newcastle dengan sebuah gol tim yang luar biasa.

Dimulai dari dribble Ben Arfa dari garis tengah lapangan, bola kemudian diumpan ke Cabaye tepat diluar kotak penalti Liverpool, yang memberikan operan manis ke Ba tepat di garis kotak penalti Liverpool. Ba kemudian mencoba mengoper ke Ben Arfa, tetapi operan tersebut terlalu kencang. Cisse yang oportunis langsung mengambil bola, dan dengan tenang melewati Reina yang hanya bisa menonton bola dimasukkan ke gawangnya dengan pasrah. Newcastle 2-0 Liverpool.

Gol ini nampak membuat Liverpool sedikit bersemangat menyerang untuk memperkecil kekalahan. Menit ke-62, bola crossing yang gagal diambil oleh Krul kemudian jatuh ke kaki Suarez. Tendangan Suarez kearah gawang kosong kemudian berhasil diblok oleh Perchenbauer, yang tampil brilian hari ini. Blok ini sekaligus meruntuhkan semangat Liverpool yang hanya dapat bertahan selama beberapa menit saja.

Pardew kemudian memasukkan Gosling untuk menggantikan Guthrie yang terlihat cedera, dan Ameobi untuk menggantikan Cisse. Pertandingan Newcastle-Liverpool memang selalu penuh dengan drama. Pada menit ke-81, Reina dikartu merah setelah yang bersangkutan kehilangan kontrol diri dan menyundul Perch.

Liverpool yang telah menghabiskan jatah pertukaran pemain kemudian mengorbankan Jose Enrique untuk menjadi kiper pengganti Reina. Walau Liverpool sekarang hanya sisa 10 pemain, tetapi nampaknya Pardew menginstruksikan anak buahnya untuk bermain aman saja, sehingga hingga akhir pertandingan tidak terjadi tendangan ke gawang Enrique sama sekali.

Berikut ini cuplikan gol-gol yang terjadi dan kartu merah Reina:

Howay The Lads!

-yds-