Jika awal musim ini Anda ditanya, “Siapakah pemain Newcastle yang sebaiknya dijual musim ini?”, pasti nama James Perch menjadi salah satu nama paling pertama yang muncul di ingatan Anda. Pikiran tersebut memang dapat dimaklumi, karena selama 877 menit penampilan Perch musim lalu di posisi bek kanan, kontribusi paling berarti yang diberikan olehnya adalah enam buah kartu kuning, lima diantaranya membawa Perch memecahkan rekor sebagai pemain pertama yang mendapatkan lima kartu kuning beruntun dalam lima pertandingan awal di Premiership.

Disamping rekor yang tidak diinginkan tersebut, Perch juga sempat mencetak satu gol ke gawang yang salah, dan gol tersebut sayangnya berhasil menjadi gol penentu kemenangan Stoke City atas Newcastle 2-1 di musim 2010/2011

Permainan Perch yang penuh dengan kesalahan dan kehilangan konsentrasi tersebut akhirnya membawa Perch dibangkucadangkan oleh pelatih Newcastle saat itu, Chris Hughton, setelah kembalinya Danny Simpson dari cedera panjang yang dialaminya. Beruntung bagi Perch, Hughton pun dipecat pada tengah musim dan digantikan oleh Alan Pardew, seorang pelatih yang memiliki kepercayaan atas Perch.

Dibawah tangan dingin Pardew, Perch pun mulai sering diturunkan, meski hanya sebagai pemain cadangan. Posisi Perch pun mulai diutak-atik dan dia menjadi lebih sering diturunkan di posisi defensive midfielder oleh Pardew, terutama ketika Newcastle butuh untuk mempertahankan keunggulan yang telah diperoleh. Keputusan Pardew ini seringkali dikritik oleh fans yang menginginkan pemain seperti Gosling ataupun Vuckic untuk diturunkan jika dibandingkan dengan Perch.

Kritik pedas dari supporter Newcastle tidak membuat semangat Perch padam – penampilannya bagi Newcastle justru semakin solid, dan kemampuan tackling dari Perch pun semakin meningkat. Buktinya, musim ini Perch telah berhasil melakukan 30 tackle, lebih banyak dari Williamson, Steven Taylor, Santon, ataupun Ryan Taylor, dengan persentase tackle berhasil sebesar 77%, dan dari 867 menit penampilannya baru terkena satu kartu kuning saja.

Berkat serentetan penampilannya yang gemilang terutama setelah pertandingan melawan West Bromwich Albion, Perch kini mendapat julukan baru dari supporter Newcastle, yaitu Perchenbauer. Nickname ini memiliki referensi kuat ke nama seorang bek legendaris Jerman, Franz Beckenbauer.

Disamping julukan ini, Perchenbauer juga sekarang memiliki chant-nya sendiri, “We’ve got Perchinho, we’ve got Perchinho”, yang menandakan betapa jauh dirinya telah berkembang, dari seorang pemain yang tidak diinginkan, menjadi salah satu pemain favorit dari fans Newcastle. Maju terus Perchenbauer!

Howay The Lads!

-yds-